Kamis, 20 Juni 2013

Pengujian sifat dab Reaksi Kimia Lemak



LAPORAN PRAKTEK BIOKIMIA
PENGUJIAN SIFAT DAN REAKSI KIMIA LEMAK







                                                                                                                         Tanggal, 29 April 2013                                                                                                                    
            Dr. Ir. Rr. Merry Muspita DU, MP                                                Mulyono (C31120689)
                   Dosen pembimbing                                                                         Mahasiswa

                                                      Program Studi :  Produksi Ternak              

                                            DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN                   
POLITEKNIK NEGERI JEMBER
                                      TAHUN AJARAN 2012 – 2013


BAB I
1.1 PENDAHULUAN
           Pengertian lemak adalah kelompok ikatan organik yang terdiri atas unsure-unsur Carbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O), yang mempunyai sifat dapat larut dalam zat-zat pelarut tertentu, seperti petroleum benzene, ether. Lemak yang mempunyai titik lebur rendah bersifat cair.

          Lemak adalah bahan-bahan yang mengandung asam lemak, baik ada yang dalam bentuk cair dalam temperatur biasa maupun ada dalam bentuk padat.lemak cair dalam temperatur biasa disebut minyak (oil), sedangkan yang berbentuk padat disebut lemak (fat).Struktur kimia lemak terdiri dari ikatan antara asam lemak dan gliserol. Sifat lemak larut dalam pelarut non polar, seperti etanol, ether, kloroform, dan benzene.

         Lemak merupakan bahan padat pada suhu ruang disebabkan kandungannya yang tinggi akan asam lemak jenuh yang tidak memiliki ikatan rangkap, sehingga mempunyai titik lebur yang lebih tinggi, sedangkan minyak merupakan bahan cair pada suhu ruang disebabkan tingginya kandungan asam lemak yang tidak jenuh, yang memiliki satu atau lebih ikatan rangkap diantara atom-atom karbonnya, sehingga mempunyai titik lebur yang rendah.

1.2 TUJUAN
      1. Menjelaskan penggolongan lemak dan strukturnya
      2. Menjelaskan sifat-sifat kimia lemak
      3. Melakukan uji terhadap sifat dan reaksi kimia lemak




BAB II
1.3 PEMBAHASAN
      3. Alat dan Bahan
            3.1 Alat
                   3.1.1  Tabung reaksi
                   3.1.2  Rak tabung reaksi
                   3.1.3  Pipet volume
            3.2 Bahan
                   3.2.1  Akuades
                   3.2 2  Bensin
                   3.2.3  Na2CO3 
                   3.2.4  Eter
                   3.2.5  Minyak kelapa
      4. Pelaksanaan Praktikum
              4.1 Siapkan 4 tabung reaksi
              4.2 Tabung pertama diisi dengan 1mL Akuades, tabung kedua diisi 1mL Bensin,tabung ketiga disi dengan 1mL Na2CO3 dan tabung keempat diisi dengan 1mL Eter
              4.3 Tambahkan 1mL minyak kelapa pada masing-masing tabung tabung
              4.4 Kocok sampai homogen dan biarkan beberapa saat
              4.5 Amati perubahan yang terjadi
              4.6 Ulangi percobaan sekali lagi

HASIL PENGAMATAN
No
Jenis Larutan
Hasil Pengamatan
1.
1mL Akuades + 1mL Minyak
Ø  Warna awal larutan berwarna putih bening
Ø  Percobaan 1
Ø  Warna awal + minyak setelah di homogenkan berwarna putih keruh dan mengumpal dam setelah di diamkan larutan tersebut memiliki 2 warna dan ada pengumpalan pada minyak, 2 larutan tersebut berwarna putih keruh mengumpal dan larutan bawah berwarna putih
Ø  Percobaan 2
Ø  Sama seperti percobaan yang pertama tidak mengalami perubahan

2.
1mL Bensin + 1mL Minyak
Ø  Warna awal larutan berwarna kuning bening
Ø  Percobaan 1
Ø  Warna larutan + minyak setelah di homogenkan berwarna kuning bening dan terjadi endapan
Ø  Percobaan 2
Ø  Sama seperti percobaan yang pertama tidak mengalami perubahan
3.
1mL Na2CO3 + 1 mL Minyak
Ø  Warna awala larutan berwarna putih bening 
Ø  Percobaan 1
Ø  Warna larutan + minyaksetelah di homogenkan berwarna putih susu dan putih bening dan terdapat endapan pada warna putih susunya
Ø  Percobaan 2
Ø  Sama seperti percobaan yang pertama tidak mengalami perubahan
4.
1mL Eter + 1mL Minyak
Ø  Warna awal larutan berwarna putih bening
Ø  Percobaan 1
Ø  Warna larutan + minyak setelah di homogenkan berwarna putih bening dan terjadi endapan
Ø  Percobaan 2
Ø  Sama seperti percobaan yang pertama tidak mengalami perubahan
              
Pengertian lemak:
           Pengertian lemak adalah kelompok ikatan organik yang terdiri atas unsure-unsur Carbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O), yang mempunyai sifat dapat larut dalam zat-zat pelarut tertentu, seperti petroleum benzene, ether. Lemak yang mempunyai titik lebur rendah bersifat cair.
            Lemak adalah bahan-bahan yang mengandung asam lemak, baik ada yang dalam bentuk cair dalam temperatur biasa maupun ada dalam bentuk padat.lemak cair dalam temperatur biasa disebut minyak (oil), sedangkan yang berbentuk padat disebut lemak (fat). Struktur kimia lemak terdiri dari ikatan antara asam lemak dan gliserol. Sifat lemak larut dalam pelarut non polar, seperti etanol, ether, kloroform, dan benzene.
           Lemak merupakan bahan padat pada suhu ruang disebabkan kandungannya yang tinggi akan asam lemak jenuh yang tidak memiliki ikatan rangkap, sehingga mempunyai titik lebur yang lebih tinggi, sedangkan minyak merupakan bahan cair pada suhu ruang disebabkan tingginya kandungan asam lemak yang tidak jenuh, yang memiliki satu atau lebih ikatan rangkap diantara atom-atom karbonnya, sehingga mempunyai titik lebur yang rendah.
Fungsi lemak secara pesifik adalah sebagai berikut:
Sumber Energi     
Sumber Asam Lemak Esensial
Alat Angkut Vitamin Larut Lemak
Menghemat Protein
Memberi Rasa Kenyang dan Kelezatan
Sebagai Pelumas
Memelihara Suhu Tubuh
Pelindung Organ Tubuh
Pengertian Akuades:
            Aquades adalah air hasil destilasi / penyulingan sama dengan air murni atau H2O, kerena H2O hampir tidak mengandung mineral. Sedangkan air mineral adalah pelarut yang universal. Oleh karena itu air dengan mudah menyerap atau melarutkan berbagai partikel yang ditemuinya dan dengan mudah menjadi tercemar. Dalam siklusnya di dalam tanah, air terus bertemu dan melarutkan berbagai mineral anorganik, logam berat dan mikroorganisme. Jadi, air mineral bukan aquades (H2O) karena mengandung banyak mineral.
Pengertian Bensin:                        
            Bensin merupakan bahan bakar transportasi yang masih memegang peranan penting sampai saat ini. Bensin mengandung lebih dari 500 jenis hidrokarbon yang memiliki rantai C5-C10. Kadarnya bervariasi tergantung komposisi minyak mentah dan kualitas yang diinginkan.
Pengertian Eter:
            Eter adalah suatu senyawa organik yang mengandung gugus R—O—R', dengan R dapat berupa alkil maupun aril. Contoh senyawa eter yang paling umum adalah pelarut dan anestetik dietil eter (etoksietana, CH3-CH2-O-CH2-CH3). Eter sangat umum ditemukan dalam kimia organik dan biokimia, karena gugus ini merupakan gugus penghubung pada senyawa karbohidrat dan lignin.
Pengertian Minyak kelapa:
Minyak goreng adalah minyak yang berasal dari lemak tumbuhan atau hewan yang dimurnikan dan berbentuk cair dalam suhu kamar dan biasanya digunakan untuk menggoreng makanan. Minyak goreng dari tumbuhan biasanya dihasilkan dari tanaman seperti kelapa, biji-bijian, kacang-kacangan, jagung, kedelai, dan kanola.
Minyak goreng umumnya berasal dari lemak tumbuhan atau hewan yang dimurnikan dan berbentuk cair dalam suhu kamar dan biasanyadigunakan untuk menggoreng bahan makanan (Wikipedia, 2009). Minyak goreng berfungsi sebagai pengantar panas, penambah rasa gurih, dan penambah nilai kalori bahan pangan. (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Minyak_goreng)

BAB III
KESIMPULAN
        Lemak dan minyak merupakan zat makanayang penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia. Selain itu lemak dan minyak juga merupakan sumber energi.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar